IDNGem Scout: Syuhada Assaif


Dalam edisi IDNGem Scout kali ini, saya akan membahas ulasan dan analisa mengenai permainan dari salah satu pemain muda potensial Indonesia dari kompetisi Piala Soeratin U-17 Nasional.

Pemain muda ini sangat menarik perhatian diri saya karena ia memiliki salah satu faktor langka yang tidak dimiliki oleh pemain muda lainnya di Indonesia.

Pemain ini memiliki tinggi badan sekitar 182 cm dan berposisi sebagai penyerang tengah (Striker).

Tentu kita sudah tahu bahwasanya saat ini jarang sekali pemain muda asli kelahiran Indonesia memiliki fisik dengan tinggi badan yang cukup menjulang. Alasan inilah saya menjadi cukup tertarik melihat permainannya.

Terlebih setelah saya menonton pertandingan-pertandingan yang ia mainkan di Piala Soeratin U17 Nasional 2025 membuat saya yakin bahwa pemain ini memiliki potensi yang sangat besar jika ia diberi lingkungan yang tepat bagi perkembangan karir sepakbolanya.

Nama pemain ini adalah Syuhada Assaif.

Mengenal Sekilas Tentang Syuhada Assaif

Syuhada Assaif merupakan seorang pemain sepakbola asal Aceh kelahiran Bireun tahun 2009. Hingga tulisan ini dimuat maka usianya masih 16 tahun.

Ia merupakan anak kedua dari pasangan Saiful Bahri dan Evi Andrita, warga Geudong-Geudong, Kota Juang. 

Geudong-Geudong ini merupakan salah satu kelurahan yang berada di Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh, Indonesia.

Pada tanggal 2 Juli 2025, Syuhada berkontribusi atas kelolosan dari tim Pra-PORA Bireun ke ajang Pekan Olahraga Aceh (PORA) Tahun 2026 mendatang. Namanya pun tercatat di website resmi koniaceh.or.id sebagai atlet asal Aceh dari cabang olahraga sepakbola. 

Kemudian, dalam ajang kompetisi Piala Soeratin U17 Nasional yang diadakan pada bulan September tahun 2025 yang lalu, Syuhada bermain di kompetisi tersebut bersama Juang FC yang menjadi perwakilan dari Provinsi Aceh.

Syuhada Assaif bersama rekan-rekannya di tim Juang FC dalam menghadapi turnamen Piala Soeratin U17 Nasional 2025

Sumber Foto: serambinews.com (Syuhada berada di pojok kiri atas)

Di bawah asuhan coach Mulya Saputra, Syuhada menjadi pemain utama yang hampir tidak tergantikan selama turnamen tersebut berlangsung. Ia mencatatkan 6 kali penampilan dari 7 laga yang dimainkan oleh Juang FC selama berkompetisi di Piala Soeratin U17. Dari 6 penampilan ini, Syuhada berhasil mencatatkan 7 gol dan 1 assist.

Berkat penampilannya ini, Syuhada berhasil dilirik oleh tim kepelatihan dari Timnas U-17 Indonesia yang saat ini sedang mempersiapkan pemain-pemain kelahiran 2009-2010 untuk menghadapi turnamen AFC U-17 Asian Cup 2026.

Syuhada Assaif mendapatkan panggilan pada bulan November lalu untuk mengikuti seleksi bersama Garuda United yang merupakan kerangka tim nasional U-17 Indonesia saat ini.

Semua informasi yang saya sebutkan di atas ini berdasarkan beberapa sumber yang saya temukan dan sudah saya olah dari internet. Berikut sumber informasinya di bawah ini:

  • https://x.com/wunderkid_id/status/1975234468802965698
  • https://kabarbireuen.com/bireuen-lolos-ke-pora-2026-tumbangkan-aceh-besar-3-2/
  • https://aceh.tribunnews.com/nanggroe/997457/syuhada-assaif-pemain-juang-fc-bireuen-dipanggil-ikut-seleksi-timnas-u-17

Jika teman-teman punya informasi tambahan yang lengkap tentu kamu bisa menambahkannya dengan menulis informasi tersebut di kolom komentar yang sudah tersedia di bawah postingan ini nanti. 

Scouting Report: Syuhada Assaif

Saya mencoba memantau permainan dari Syuhada Assaif ini berdasarkan semua pertandingan yang dimainkan oleh Syuhada dalam gelaran kompetisi Piala Soeratin U17 Nasional 2025. 

Saya akan mengulas dan menganalisa 3 aspek permainan dari Syuhada Assaif, yaitu Attacking Play, Defensive Play, dan Set Piece.

Berikut hasil ulasan dan analisa saya mengenai Syuhada Assaif di bawah ini:

Attacking Play

Untuk aspek Attacking Play ini, ada 2 kategori yang akan saya ulas dari permainan Syuhada Assaif selama bermain di Piala Soeratin bersama Juang FC.

Kedua kategori tersebut merupakan Movement and Positioning, dan Creating and Converting Chances.

Movement and Positioning

Juang FC yang dilatih oleh coach Mulya Saputra menggunakan formasi dasar 4-2-3-1. Syuhada Assaif ditempatkan sebagai penyerang tengah dalam pola formasi tersebut.

Posisi Bermain Syuhada Assaif sebagai ST di Juang FC (Aceh)

Bermain di posisi nomor 9 atau Penyerang Tengah (Striker), Syuhada memperlihatkan kecermatan yang cukup baik terhadap penempatan dirinya di final third untuk mengambil kesempatan dalam membuat peluang maupun menyelesaikan peluang menjadi sebuah gol.

Pada setiap momen transisi menyerang, Ia kerap kali akan bergerak cepat dengan berlari ke depan melewati sisi belakang dari garis pertahanan lawan untuk menerima umpan terobosan dari rekannya (run in behind). Syuhada juga beberapa kali akan mengincar titik buta (blindspot) dari pemain lawan dengan memosisikan dirinya di belakang pemain lawan sebelum ia menerima umpan dari rekannya.

Posisi permainannya ketika menyerang di depan tidak selalu statis di tengah saja. Ia akan sering kali bergerak untuk mencari ruang kosong di area final third. Syuhada biasanya akan bergerak melebar ke sisi half space kanan maupun kiri dan terkadang ia juga akan turun sedikit ke dalam untuk menerima bola dari rekannya.

Secara keseluruhan, pergerakannya ini cukup efektif dilakukan oleh Syuhada dalam memanfaatkan peluang yang ia dapatkan ketika berada di final third. 

Tapi, terkadang ia terlalu cepat untuk lari ke garis belakang pertahanan lawan sehingga dalam beberapa momen tertentu Syuhada terperangkap oleh jebakan offside lawan.

Creating and Converting Chances

Syuhada memiliki tinggi badan sekitar 182 cm. Tentunya bagi sebagian anak di Indonesia yang masih berumur 16 tahun dengan tinggi badan di atas 180 cm itu sudah bisa dikategorikan sebagai pemain yang cukup tinggi di antara anak-anak seumuran lainnya.

Terlihat Syuhada cukup bisa memanfaatkan kelebihannya ini di lapangan. Sebagai seorang striker, ia cukup kuat dalam menahan bola dengan memanfaatkan tubuh atasnya untuk melindungi bola dari pressure lawannya. 

Beberapa kali ia akan menjadi target umpan panjang dari rekannya ketika melakukan build up dari bawah. Syuhada akan menggunakan kekuatan fisik tubuh atasnya dalam melindungi bola yang ia dapatkan dari udara sehingga Syuhada cukup baik dalam menahan bola dengan kelebihan fisiknya walau dirinya sedang ditekan ketat oleh lawannya.

Jika bola berhasil ditahan olehnya maka ia akan segera memindahkan bola tersebut ke sisi yang kosong dengan memberikan umpan horizontal atau ia akan memberikan umpan satu sentuhan ke rekan terdekatnya. Terkadang ia juga akan melakukan delay dengan mengontrol bola terlebih dahulu, kemudian ia akan mencoba untuk melakukan upaya memutar badan dan langsung melakukan dribbling ke depan.

Namun, Syuhada kurang begitu baik ketika menerima umpan-umpan crossing dari rekannya. Ia kurang memaksimalkan potensi dari kelebihan tinggi badannya dalam melakukan heading. Sering kali timing dari lompatan yang dilakukannya kurang begitu baik sehingga kemampuan finishing-nya ketika menggunakan kepala (heading) kurang begitu konsisten.

Syuhada memperlihatkan kemampuan yang baik dalam memainkan permainan combination play bersama rekan-rekannya dengan mampu melakukan permainan satu sentuhan yang cukup efektif di final third.

Selain itu, ia juga memiliki kemampuan first touch serta kontrol bola yang cukup baik dalam menerima bola. Syuhada akan mengoordinasikan gerak badannya dengan menggunakan metode open body shape pada saat menerima bola.

Dengan tubuh yang condong menyamping atau terbuka (open) maka ia akan lebih mudah untuk melihat situasi sekitar ataupun ruang kosong di depan sehingga ia bisa melakukan aksi lanjutannya dengan bola secara cepat.

Syuhada mampu menerima bola melalui sentuhan pertamanya dengan kaki kanan maupun kaki kirinya dengan baik. Walaupun, kadang-kadang ia masih kurang konsisten dalam mengontrol bola yang baik jika bola diarahkan ke kaki kirinya.

Syuhada nampak memiliki keberanian yang cukup tinggi untuk bisa melewati lawannya 1v1 ketika ia sudah mendapatkan bola. Ia akan cenderung untuk mencoba melewati lawannya dengan menggunakan kelincahan dari kontrol bola serta dribbling jarak dekatnya. 

Walau terkadang beberapa upayanya dalam melakukan dribbling 1v1 untuk melewati lawannya bisa dilakukan dengan sukses namun dalam beberapa momen terlihat masih kurang begitu konsisten.

Syuhada juga sering kali akan berinisiatif menggunakan kemampuan pergerakan lari tanpa bolanya ke garis belakang pertahanan lawan untuk memanfaatkan peluang di final third. 

Dalam momen transisi menyerang, ia akan terlebih dahulu untuk bergerak mencari ruang kosong di depan sebelum ia menerima umpan dari rekannya. Pada saat rekannya berhasil memberikan umpan terhadap dirinya maka Syuhada akan segera melakukan gerakan sprint jarak dekat sembari membawa bola ke kotak penalti lawan untuk menyelesaikan peluang.

Syuhada terlihat cukup cepat dalam melakukan akselerasi dari jarak 5 meter pertama.

Beberapa gol berhasil ia ciptakan dari pergerakan larinya tersebut maupun dengan pergerakan tanpa bolanya dalam mencari ruang-ruang kosong di kotak penalti lawan. 

Kemampuan shooting dari Syuhada juga terlihat memiliki akurasi yang cukup bagus terutama dalam melakukan shooting jarak dekat.

Ia cenderung akan menggunakan kaki terkuatnya (kanan) untuk menendang supaya tendangannya lebih powerful dan akurat. Meskipun begitu, Syuhada juga bisa menggunakan kaki kirinya untuk melakukan shooting ke arah gawang walaupun terkadang tendangannya tersebut tidak seakurat kaki kanannya.

Penampilan Syuhada Assaif bersama Juang FC di laga Piala Soeratin U17 Nasional 2025

Sumber Foto X (Twitter): @wunderkid_id

Terdapat isu penting yang terkadang menjadi permasalahan di dalam permainan menyerangnya di final third yaitu decision-making.

Terkadang Syuhada masih kurang konsisten dalam membuat keputusan dengan cepat dan tepat ketika ia memainkan permainan umpan satu sentuhan.

Dalam beberapa momen, ia akan memberikan umpan satu sentuhan terlalu cepat ke rekannya sehingga arah umpan menjadi tidak tepat mengarah ke rekannya dan hal ini membuat serangan tidak berjalan dengan efektif.

Selain itu, ia juga terkadang masih kurang tenang dalam menyelesaikan peluang dengan baik di kotak penalti lawan.

Defensive Play

Untuk aspek Defensive Play ini, saya akan mengulas Positional Defending serta Pressing dari Syuhada Assaif.

Positional Defending and Pressing

Syuhada terlihat tidak banyak terlibat dalam bertahan di belakang. Terlepas dari instruksi yang diberikan oleh pelatih di timnya, Syuhada terlihat akan sering kali memosisikan dirinya untuk tetap di depan ketika tim sedang dalam fase bertahan.

Biasanya ia akan dijadikan sebagai target man oleh rekannya jika bola sudah berhasil direbut kembali. Jadi, ketika fase transisi menyerang maka rekan-rekannya ini akan langsung memberikan umpan ke depan dengan mengarahkannya ke posisi Syuhada.

Terkait pressing, Syuhada sering kali menjadi orang pertama yang akan melakukan pressing di depan. Jika bola masih dalam penguasaan pemain belakang dari tim lawan maka Syuhada akan bereaksi dengan cepat untuk melakukan pressing tinggi terhadap pemain lawan tersebut.

Beberapa pressing yang dilakukannya terlihat cukup efektif untuk mengganggu ritme build up dari tim lawan karena Syuhada akan memaksa pemain belakang lawan yang sedang menguasai bola untuk segera langsung melepaskan umpan long ball ke depan.

Walaupun begitu, kemampuannya dalam merebut bola dari lawan masih kurang begitu konsisten dengan beberapa tindakannya ketika mengambil bola itu berbuah menjadi pelanggaran kecil.

Set Piece Play

Walau bukan sebagai algojo utama dalam mengambil tendangan bebas (free kick) di dalam tim, namun Syuhada nampaknya akan diberi kesempatan untuk melakukan free kick yang mengarah langsung ke gawang lawan (direct free kick). Namun, beberapa hasil tendangannya tersebut terlihat belum begitu maksimal untuk mengancam gawang lawan.

Dalam situasi sepak pojok (corner kick), Syuhada akan cenderung memosisikan dirinya di tiang jauh ataupun berdiri di tiang dekat untuk menyambut umpan crossing. Namun, sering kali ia terlihat kurang aktif terlibat dalam memaksimalkan peluang dari corner kick.

Syuhada sempat mengambil salah satu tendangan penalti dari situasi adu penalti di Piala Soeratin ini dan ia berhasil memaksimalkan tendangan penalti tersebut menjadi sebuah gol.

Dalam situasi lemparan ke dalam (Throw In), Syuhada akan sering kali dijadikan sebagai target dari lemparan oleh rekan-rekannya. Syuhada biasanya akan memosisikan dirinya di depan untuk menerima lemparan bola atau ia akan mendekatkan dirinya ke posisi rekannya yang sedang melakukan lemparan untuk menerima bola tersebut.

Statistik Individu

Bersama Juang FC dalam berkompetisi di Piala Soeratin U17 Nasional 2025, Syuhada Assaif berhasil mencatatkan 7 gol dan 1 assist dari 6 penampilan yang ia jalani. Ia mencatatkan waktu bermain sebanyak 571 menit bermain dengan 6 kali menjadi starting.

  • Appearances: 6 (571 minutes played)
  • Goal: 7
  • Assist: 1

Conclusion

Secara keseluruhan, Syuhada Assaif merupakan penyerang tengah (nomor 9) muda dengan profil fisik dan pergerakan yang menjanjikan. Ia memiliki karakteristik hybrid antara seorang Target Man yang kuat menahan bola dan seorang Poacher yang aktif mencari ruang di belakang garis pertahanan.

Ia menunjukkan pemahaman yang cukup baik terhadap positioning di final third. Syuhada mampu memanfaatkan ruang melalui fleksibilitas dari pergerakan tanpa bolanya yang dapat membantu alur serangan tim.

Dari aspek kemampuan menyerangnya, Ia cukup kuat dalam menahan bola, efektif dalam duel badan, serta mampu menghubungkan permainan melalui combination play. Ia juga memiliki keberanian dalam situasi 1v1 serta insting menyerang yang baik dalam transisi menyerang. 

Namun, masih terdapat beberapa aspek penting yang perlu ditingkatkan dari permainan Syuhada. Efektivitas finishing melalui sundulan belum terlalu optimal, terutama terkait timing lompatan dan pemanfaatan postur tubuhnya saat menerima umpan crossing. Selain itu, konsistensi dalam pengambilan keputusan di final third masih menjadi catatan, baik itu dalam permainan satu sentuhan maupun saat menyelesaikan peluang di depan gawang. 

Dalam fase bertahan, kontribusi Syuhada cenderung terbatas dan lebih berfokus pada peran sebagai lini pertama pertahanan (first line of pressure). Ia cukup agresif dan responsif dalam melakukan pressing tinggi untuk mengganggu build up lawan, meskipun efektivitasnya dalam merebut bola masih perlu ditingkatkan lagi. 

Sebagai kesimpulan, Syuhada adalah striker muda dengan potensi perkembangan yang besar, terutama jika diarahkan untuk memaksimalkan keunggulan fisik, meningkatkan ketajaman dalam pengambilan keputusan (decision-making), serta memperbaiki konsistensi dalam aspek penyelesaian peluang akhir (finishing ability) terutama melalui sundulan dan ketenangannya dalam menyelesaikan peluang di kotak penalti. 

Menurut opini pribadi saya, saat ini Syuhada Assaif sudah berada di level sebagai pemain muda utama di kompetisi Liga Nusantara (Liga 3) maupun sebagai pemain utama di kompetisi elite usia muda tertinggi di Indonesia seperti Elite Pro Academy.

Saya pun menganggap bahwa potensi yang dimilikinya saat ini juga bisa diproyeksikan secara jangka panjang sebagai pemain utama di kompetisi Indonesia Championship (Liga 2) untuk masa mendatang.

Namun, saya yakin ia juga bisa mencapai potensi tertingginya lagi dengan pencapaian sebagai pemain yang bisa bermain di level tertinggi sepakbola Indonesia yaitu Indonesia Super League (Liga 1) dengan catatan Syuhada perlu mendapatkan pembinaan yang tepat serta perlu mengembangkan beberapa kekurangan yang ada di dalam area permainan dirinya saat ini.

Penutup

Selesai sudah pembahasan artikel dari IDNGem Scout: Syuhada Assaif kali ini. Saya cukup tertarik untuk melihat perkembangan dari Syuhada di masa mendatang menanti.

Harapan dari saya tentunya ia bisa mendapatkan pembinaan yang tepat serta menjadi pemain profesional yang hebat dan juga bisa mengeluarkan seluruh potensi besar yang ada di dirinya saat ini.

Sebelumnya saya juga sudah membuat versi laporannya beserta link video footage dari Syuhada Assaif yang bisa dilihat pada link di bawah ini:

Tentu semua ulasan dan analisa ini merupakan hasil opini pribadi saya setelah menonton permainan Syuhada Assaif secara lengkap melalui metode Video Scouting.

Saya tentunya akan senang hati dalam menerima feedback dari teman-teman yang sudah membaca artikel ini terutama bagi pembaca yang sudah paham dan banyak pengalamannya dalam melakukan Scouting.

Teman-teman bisa memberikan komentar mengenai saran dan kritik terhadap tulisan saya ini di kolom komentar yang sudah tersedia di bawah.

Saya juga membuka ruang diskusi terbuka bagi teman-teman untuk membahas pemain ini tentunya di kolom komentar.

Mungkin itu saja dari saya, dan saya ucapkan terima kasih bagi teman-teman yang sudah membaca tulisan saya ini.

Nantikan juga tulisan-tulisan dari saya mengenai IDNGem Scout selanjutnya di blog ini.

Jangan lupa follow akun Instagram, X, dan Facebook kami untuk mendapatkan kabar terbaru mengenai update artikel di blog BolaGawai.com

Sekian dan Terima Kasih



Agen234

Agen234

Agen234

Berita Terkini

Artikel Terbaru

Berita Terbaru

Penerbangan

Berita Politik

Berita Politik

Software

Software Download

Download Aplikasi

Berita Terkini

News

Jasa PBN

Jasa Artikel

Situs berita olahraga khusus sepak bola adalah platform digital yang fokus menyajikan informasi, berita, dan analisis terkait dunia sepak bola. Sering menyajikan liputan mendalam tentang liga-liga utama dunia seperti Liga Inggris, La Liga, Serie A, Bundesliga, dan kompetisi internasional seperti Liga Champions serta Piala Dunia. Anda juga bisa menemukan opini ahli, highlight video, hingga berita terkini mengenai perkembangan dalam sepak bola.