Formasi Terbaik Xabi Alonso di eFootball 2026 (Link-up Play Manager)

Pada tulisan kali ini, saya akan membahas mengenai pengaturan formasi terbaik untuk Xabi Alonso versi Link-up Play di eFootball 2026.

Tulisan ini akan menjadi Edisi ke-5 dalam artikel yang membahas seputar Formasi Terbaik untuk Link-up Play Manager di eFootball 2026 yang sudah dibahas selama ini di BolaGawai.com

Bagi kamu yang belum sempat membaca artikel Edisi Keempatnya maka silakan untuk mengunjungi tautan berikut ini:

Cara Menggunakan Xabi Alonso di eFootball 2026

Untuk bisa menggunakan Xabi Alonso di eFootball 2026 baik itu untuk versi Mobile, PC, dan Konsol maka kamu harus memiliki manajernya terlebih dahulu di dalam tim.

Pastikan bahwa Xabi Alonso milikmu ini merupakan versi Link-up Play (Breakthrough Pass A).

Xabi Alonso di eFootball 2026 (Link-up Play Manager)

Kalau kamu sudah mempunyai manajer Xabi Alonso versi Link-up Play maka kamu tinggal menggunakan manajer tersebut ke dalam timmu saja.

Berikut di bawah ini cara menggunakannya:

  1. Pilih bagian My Team
  2. Pilih bagian Game Plan
  3. Pilih Tactics
  4. Pilih Change Manager
  5. Pilih Xabi Alonso sebagai manajer tim

Rekomendasi Formasi Terbaik Xabi Alonso di eFootball 2026

Setelah mengatur manajer Xabi Alonso sebagai manajer utama tim maka hal selanjutnya yang bisa kita atur adalah formasi dan taktik.

Terdapat dua formasi yang akan saya rekomendasikan kepada kalian untuk nantinya digunakan ke dalam pertandingan ketika memakai Xabi Alonso.

Kedua formasi ini adalah:

  1. Formasi 5-2-1-2 Quick Counter
  2. Formasi 4-3-1-2 Quick Counter (Sub Tactic Formation)

1. Formasi Terbaik eFootball 2026 Xabi Alonso: Formasi 5-2-1-2 Quick Counter (Serangan Balik Cepat)

Untuk menggunakan pola Formasi 5-2-1-2 Quick Counter ini maka kamu bisa mengatur posisi para pemain di timmu seperti gambar yang saya berikan di bawah ini:.

Formasi 5-2-1-2 ini akan memberikan beberapa keunggulan permainan ketika kamu menyerang ke daerah pertahanan musuh melalui sisi sayap.

Dengan penempatan dua Full-Back yang bertipe menyerang yang nantinya akan diinstruksikan melalui Individual Instructions maka hal ini akan memberikanmu sebuah daya dobrak serangan yang lebih kuat terutama melalui penetrasi di sisi lebar lapangan.

Selain memanfaatkan Wide Area sebagai poros utama serangan, jangan lupa bahwa formasi ini juga punya opsi lain dalam melakukan serangan di final third.

Dengan ditunjang oleh taktik Quick Counter serta adanya penempatan 2 CF dan 1 AMF di depan maka hal ini akan memberikanmu opsi tambahan untuk menyerang ke daerah pertahanan lawan melalui permainan kombinasi umpan satu sentuhan secara cepat di depan.

Terkait bentuk pola bertahan, formasi ini akan cukup solid dalam menahan gempuran lawan terutama melalui area tengah.

Kamu bisa melihatnya bahwa di lini belakang akan ada 3 CB yang tentunya di support oleh  DMF dan CMF. Hal ini tentunya akan membuat lini pertahananmu menjadi lebih solid dan cukup kuat dalam menahan Counter-Attack dari pemain lawan.

Untuk mengoptimalkan formasi ini maka usahakan untuk bisa menempatkan pemain sesuai dengan role pemain di bawah ini:

  • Posisi GK bertipe Attacking GK
  • Posisi CB kiri bertipe Build Up
  • Posisi CB tengah bertipeThe Destroyer
  • Posisi CB kanan bertipe Build-up
  • Posisi RB bertipe Attacking Full Back
  • Posisi LB bertipe Attacking Full Back
  • Posisi DMF bertipe Anchor Man
  • Posisi CMF kanan bertipe Box to Box
  • Posisi AMF bertipe Creative Playmaker
  • Posisi CF bertipe Goal Poacher
  • Posisi CF bertipe Goal Poacher

Untuk mengaktifkan Link-up Play pastikan pemain AMF itu bertipe Creative Playmaker dan salah satu CF bertipe Goal Poacher. Jika tidak maka Link-up Play tidak akan bisa diaktifkan.

JIka sudah sesuai dengan ketentuan di atas maka kamu tinggal mengaturnya dengan memilih AMF (Creative Playmaker) sebagai Centrepiece dan CF (Goal Poacher) sebagai Key Man.

Nah, kalau kamu masih bingung bagaimana penggunaan Link-up Play di eFootball 2026 maka kamu bisa membaca penjelasan lengkapnya pada artikel di bawah ini:

Pengaturan Instruksi Individu Formasi 5-2-1-2 Quick Counter di eFootball 2026

Formasi memiliki pengaturan instruksi individu yang bisa kamu atur supaya formasi ini bisa menjadi lebih efektif digunakan ketika bertanding nanti.

Berikut instruksi individunya di bawah ini:

Berikan instruksi individu terhadap pemain RB dan LB dengan pilihan instruksi Attacking di bagian Attack 1 dan Attack 2. Kemudian berikan instruksi terhadap pemain CF dengan pilihan Counter Target di bagian Defence 1.

  • Attack 1: Attacking (RB)
  • Attack 2: Attacking (LB)
  • Defence 1: Counter Target (CF Link-up Play)
  • Defence 2:

Kalau kamu masih bingung mengenai Instruksi Individu di eFootball maka kamu bisa membaca penjelasan lengkapnya di dalam artikel ini:

2. Formasi Terbaik eFootball 2026 Xabi Alonso: Formasi 4-3-1-2 Quick Counter (Serangan Balik Cepat) – Sub Tactic Formation

Formasi yang kedua ini akan memanfaatkan fitur yang bernama Sub Tactic. Jadi, nantinya akan ada dua pola formasi berbeda yang akan kamu gunakan di lapangan yaitu formasi dasar dan formasi sub tactic.

Tentu tujuan dari penggunaan sub tactic ini agar kamu lebih banyak variasi lagi dalam melakukan serangan maupun bertahan nantinya serta memberikan fleksibilitas permainan di dalam pertandingan.

A. Formasi Dasar: 4-3-1-2 Quick Counter

Pertama, kamu bisa menerapkan pola formasi dasarnya terlebih dahulu yaitu 4-3-1-2 Quick Counter. 

Kamu bisa mengatur posisi para pemain di timmu seperti gambar yang saya berikan di bawah ini:

Pengaturan Pola Formasi Terbaik Xabi Alonso di eFootball 2026 - Formasi 4-3-1-2 Quick Counter (Formasi Dasar)

Setelah mengatur pola formasinya maka usahakan untuk bisa menempatkan pemain sesuai dengan role pemain di bawah ini:

  • Posisi GK bertipe Attacking/Defensive GK
  • Posisi CB kiri bertipe The Destroyer
  • Posisi CB tengah bertipe The Destroyer
  • Posisi CB kanan bertipe Build Up
  • Posisi RB bertipe Defensive/Attacking Full Back
  • Posisi DMF bertipe Anchor Man
  • Posisi CMF kanan bertipe Box to Box
  • Posisi CMF kiri bertipe Hole Player
  • Posisi AMF bertipe Creative Playmaker
  • Posisi CF bertipe Goal Poacher
  • Posisi CF bertipe Goal Poacher

Setelah mengatur role pemain, maka kamu bisa mengaktifkan Link-up Play untuk formasi ini. Kamu bisa mengaturnya dengan memilih AMF (Creative Playmaker) sebagai Centrepiece dan CF (Goal Poacher) sebagai Key Man.

Pengaturan Instruksi Individu Formasi Dasar (4-3-1-2 Quick Counter) di eFootball 2026

Berikan instruksi individu terhadap pemain RB dengan pilihan instruksi Defensive di bagian Attack 1.

  • Attack 1: Defensive (RB)
  • Attack 2:
  • Defence 1:
  • Defence 2:

B. Formasi Sub Tactic: 4-2-2-2 Out Wide

Kedua, kamu bisa mengatur pola formasi sub tactic dengan menerapkan formasi 4-2-2-2 Out Wide. 

Bagi kalian yang belum paham mengenai apa itu Sub-tactic maka kamu bisa membaca artikel ini terlebih dahulu:

Pastikan kamu memilih pilihan ‘ON’ pada bagian Use Sub-tactic untuk mengaktifkan Sub Tactic Formation. Selain itu, jangan lupa untuk mengubah Playstyle menjadi Out Wide.

Setelah itu, kamu bisa mengatur posisi para pemain di timmu seperti gambar yang saya berikan di bawah ini:

Pengaturan Pola Formasi Terbaik Xabi Alonso di eFootball 2026 - Formasi 4-2-2-2 Out Wide (Formasi Sub Tactic)

Pola formasi 4-2-2-2 Out Wide ini akan diterapkan oleh para pemain di lapangan ketika mereka sedang bertahan. Jadi formasi sub tactic ini merupakan bentuk pola formasi bertahan milikmu.

Pengaturan Instruksi Individu Formasi Sub Tactic (4-2-2-2 Out Wide) di eFootball 2026

Berikan instruksi individu terhadap ke pemain RB dan DMF dengan pilihan instruksi Defensive di bagian Attack 1 dan Attack 2. Kemudian, berikan instruksi individu terhadap pemain SS dengan pilihan Counter Target di bagian Defence 1 

  • Attack 1: Defensive (RB)
  • Attack 2: Defensive (DMF)
  • Defence 1: Counter Target (SS)
  • Defence 2:

Penjelasan Formasi Terbaik eFootball 2026 Xabi Alonso: Formasi 4-3-1-2 Quick Counter (Serangan Balik Cepat) – Sub Tactic Formation

Kamu bisa memerhatikan bahwa pada dua pola formasi yang akan kita gunakan nanti yaitu 4-3-1-2 dan 4-2-2-2 akan membuat permainanmu menjadi lebih fleksibel di lapangan.

Pada saat kamu sedang menguasai bola maka formasi 4-3-1-2 akan menjadi formasi utama yang akan dipakai oleh para pemain di lapangan. Formasi ini tentunya memiliki keunggulan di lini tengah yang nantinya akan menjadi poros utama serangan.

Kamu bisa melihat bahwa ada 3 midfielder yang akan senantiasa memberikan support kepada dua penyerang di tengah sebagai distributo serangan ke final third. 

Dengan begitu. maka kamu bisa memainkan gaya serangan balik secara efektif dan cepat ke jantung pertahanan lawan. 

Selain itu, kamu juga akan jauh lebih efisien dalam memanfaatkan peluang yang berasal dari second ball di area pertahanan musuh mengingat adanya keunggulan jumlah pemain di area tengah.

Selanjutnya formasi 4-2-2-2 yang digunakan sebagai Sub Tactic akan menjadi pola formasi bertahan di lapangan. 

Kamu bisa melihat bahwa pada lini belakang kita tidak hanya memasang 2 CB saja namun terdapat 3 CB serta 1 RB yang akan diinstruksikan untuk bertahan nantinya dengan penggunaan Instruksi Individu.

Maka itu, lini pertahanan akan mendapatkan ekstra tambahan pemain yang bertujuan untuk memperkuat bentuk pola pertahanan pada tim kamu ketika menggunakan formasi ini nantinya.

Penutup

Selesai sudah pembahasan artikel mengenai Formasi Terbaik Xabi Alonso di eFootball 2026.

Semoga dengan adanya artikel ini bisa memudahkan kamu dalam memenangkan pertandingan di eFootball dengan menggunakan pengaturan dari formasi terbaik Xabi Alonso versi Breakthrough Pass A ini.

Jangan lupa bahwa pengaturan formasi ini tentunya bisa kamu gunakan untuk eFootball 2026 versi Mobile, PC, maupun Konsol.

Baca Juga Artikel Menarik Lainnya dari Kami: 

Jika ada pertanyaan lebih lanjut maka kamu dapat menggunakan fitur kolom komentar yang sudah tersedia di bawah artikel ini. 

Oh iya, kamu juga bisa ceritakan di kolom komentar tentang bagaimana pengalamanmu dalam bermain eFootball ketika menggunakan kedua formasi ini. Jangan lupa untuk kasih pendapatmu juga yaa.

Kritik dan saran mengenai blog ini juga bisa kamu sampaikan kepada kami dengan memakai fitur Kontak Kami.
Jangan lupa follow akun Instagram, X, dan Facebook kami untuk mendapatkan kabar terbaru mengenai update artikel di blog BolaGawai.com

Terima kasih sudah membaca artikel ini


PakarPBN

A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.

In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.

The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.

Jasa Backlink

Download Anime Batch